Tato baru sembuh dalam dua sampai empat minggu, dan warna akhirnya banyak ditentukan oleh apa yang kamu lakukan di hari-hari pertama. Kulit yang sedang menyembuh mudah rusak, dan kerusakan kecil bisa membuat garis jadi buram atau warna pudar. Berikut urutan cara merawat tato baru langkah demi langkah, termasuk hal yang sering dilewatkan pemula.
Hari pertama: biarkan perban bekerja
Setelah sesi tato selesai, seniman biasanya menutup area tato dengan plastik bening atau plester luka khusus. Perban ini menahan bakteri masuk dan menyerap cairan awal yang keluar dari kulit.
Durasi pemakaian tergantung jenis perbannya. Kalau memakai plastik biasa, lepas dalam beberapa jam lalu cuci. Kalau memakai perekat luka yang tembus udara seperti yang sekarang banyak dipakai, biarkan menempel sesuai anjuran seniman tatomu, biasanya satu sampai tiga hari. Jangan mengintip dengan membuka perban berkali-kali. Setiap kali perekat dilepas, lapisan kulit yang mulai menutup ikut tertarik.
Kondisi normal di hari pertama: area terasa panas seperti terbakar matahari, sedikit bengkak, dan keluar cairan bening kekuningan bercampur tinta berlebih. Darah yang merembes sedikit juga wajar. Yang tidak wajar adalah bengkak yang makin besar, nyeri berdenyut hebat, atau cairan berbau. Kalau itu terjadi, temui tenaga medis.
Cara mencuci tato yang benar
Cuci tangan sampai bersih sebelum menyentuh tato. Bersihkan tato dengan air mengalir bersuhu ruang, bukan air panas. Pakai sabun yang lembut dan tanpa parfum, lalu gosok perlahan dengan ujung jari, bukan kain atau spons.
Setelah dibilas, keringkan dengan tisu bersih atau kain bersih yang tidak berbulu. Caranya dengan menepuk pelan, bukan menggosok. Sisa air yang menggenang di lipatan kulit bisa memicu iritasi.
Frekuensi mencuci cukup dua sampai tiga kali sehari. Kalau kamu habis berkeringat banyak atau kena debu, cuci lagi. Selebihnya, biarkan kulit tenang.
Pelembap dan salep: pilih yang tipis
Kulit yang sedang menyembuh butuh kelembapan, tapi tidak butuh lapisan tebal. Oleskan pelembap atau salep tipis-tipis, cukup sampai kulit terlihat sedikit mengilap. Kalau masih ada sisa produk yang menempel, berarti kebanyakan.
- Pilih pelembap tanpa pewangi, tanpa alkohol, dan tanpa bahan aktif pengelupas seperti AHA, BHA, atau retinol.
- Salep luka berbahan dasar petroleum bisa dipakai untuk lapisan pelindung, tapi jangan menumpuknya terlalu tebal karena bisa menyumbat pori dan menahan bakteri.
- Hindari krim yang mengandung kortikosteroid kecuali diresepkan dokter.
- Cukup oleskan dua sampai tiga kali sehari, atau setiap kali kulit terasa kering dan kencang.
Kalau kamu masih bingung soal jenis tinta dan bagaimana pengaruhnya ke perawatan, ada baiknya membaca dulu panduan memilih tato pertama untuk pemula supaya ekspektasi penyembuhannya tidak meleset.
Fase mengelupas dan gatal
Memasuki hari ketiga sampai ketujuh, tato akan terasa kering dan mulai mengelupas. Lapisan luar kulit mati akan lepas seperti serpihan tipis, sering berwarna kehitaman karena bercampur tinta. Ini bagian normal dari penyembuhan.
Warna tato saat mengelupas memang terlihat kusam dan pucat. Jangan panik dan jangan menambah tinta sendiri. Setelah semua lapisan mati lepas, warna akan muncul kembali. Kalau bagian tertentu masih terlihat kurang padat setelah sebulan, itu urusan sesi sentuh ulang, bukan urusanmu sekarang.
Gatal adalah bagian tersulit. Kulit yang menyembuh mengirim sinyal gatal sebagai tanda regenerasi. Cara mengatasinya:
- Tepuk area tato dengan telapak tangan bersih, jangan digaruk.
- Kompres dengan kain bersih yang dibasahi air dingin selama beberapa menit.
- Oleskan pelembap tipis saat kulit terasa kencang.
- Kalau gatal sampai mengganggu tidur, tanyakan ke apoteker soal antihistamin yang aman untukmu.
Menggaruk atau mengelupas kerak tato secara paksa bisa mencabut tinta dari lapisan dermis. Akibatnya garis jadi bolong dan warnanya belang. Kerak itu harus lepas sendiri.
Hal yang sebaiknya dihindari
Dua minggu pertama adalah masa paling rawan. Beberapa hal berikut bisa memperlambat penyembuhan atau merusak hasil.
- Matahari langsung. Sinar ultraviolet memudarkan pigmen tinta dan memperlambat regenerasi kulit. Tutup area tato dengan pakaian, jangan hanya mengandalkan tabir surya di kulit yang belum sembuh.
- Berenang. Kolam renang, air laut, danau, dan air panas sama-sama membawa bakteri. Hindari sampai kulit benar-benar tertutup.
- Berendam dan sauna. Air panas melarutkan kerak lebih cepat dari seharusnya dan membuat warna tidak rata.
- Menggaruk, mengelupas, atau menggosok. Sudah disebut di atas, tapi ini penyebab kerusakan nomor satu.
- Alkohol berlebihan. Alkohol mengencerkan darah sehingga memperlambat pemulihan kulit.
- Pakaian ketat pada area tato. Gesekan kain terus-menerus mengiritasi luka. Pilih pakaian longgar, terutama kalau tato ada di lengan, paha, atau punggung.
- Krim antibeku atau produk perawatan luka yang tidak ditujukan untuk tato. Beberapa produk mengandung bahan yang justru mengeringkan.
Kalau tato berada di area yang sering bergerak, seperti siku, lutut, atau pergelangan tangan, penyembuhannya cenderung lebih lama karena kulit terus teregang. Beri perhatian ekstra pada area itu.
Kapan harus menghubungi profesional
Infeksi pada tato tidak selalu terlihat jelas di awal. Tanda yang perlu diwaspadai antara lain kemerahan yang menyebar ke area di luar tato, bengkak yang makin besar setelah hari ketiga, nanah berwarna hijau atau berbau, demam, dan nyeri yang tidak mereda.
Kalau mengalami salah satunya, jangan menunggu sampai membaik sendiri. Hubungi dokter. Untuk infeksi kulit, penanganan awal biasanya berupa salep atau antibiotik resep, dan itu ranah tenaga medis, bukan ranah seniman tato.
Setelah tato sembuh sepenuhnya, perawatan tidak berhenti. Kulit di area tato tetap perlu dijaga kelembapannya dan dilindungi dari matahari. Tabir surya dengan SPF tinggi yang dipakai rutin adalah cara paling sederhana untuk menjaga tinta tetap tajam bertahun-tahun.
Ringkasan
Kunci merawat tato baru ada di tiga hal: jaga kebersihan, jaga kelembapan, dan jangan menyentuh kerak yang sedang mengelupas. Cuci dua sampai tiga kali sehari dengan sabun lembut, oleskan pelembap tipis, hindari matahari, air panas, dan garukan. Kalau muncul tanda infeksi, segera temui dokter. Dua sampai empat minggu kedisiplinan ini menentukan bagaimana tatomu terlihat selama bertahun-tahun ke depan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa lama tato baru sembuh total?
Permukaan kulit biasanya menutup dalam dua sampai tiga minggu, tapi lapisan di bawahnya masih berproses hingga satu sampai dua bulan. Warna bisa terlihat lebih pucat di minggu pertama karena ada lapisan kulit mati, lalu menguat kembali setelah mengelupas selesai.
Bolehkah memakai tabir surya di atas tato yang belum sembuh?
Sebaiknya tidak. Tabir surya ditujukan untuk kulit utuh, dan mengoleskannya di luka terbuka bisa memicu iritasi. Selama masa penyembuhan, lindungi tato dengan pakaian atau kain. Setelah kulit tertutup sempurna, baru pakai tabir surya rutin.
Salep apa yang paling aman untuk tato baru?
Pilih pelembap atau salep luka yang tanpa pewangi, tanpa alkohol, dan tanpa bahan aktif pengelupas. Salep berbahan dasar petroleum bisa dipakai tipis sebagai pelindung. Kalau kulitmu sensitif atau punya riwayat alergi, tanyakan ke apoteker atau dokter sebelum memakai produk baru.