Memilih tato pertama bukan sekadar memilih gambar keren lalu duduk di kursi studio. Ada beberapa hal yang perlu kamu timbang supaya hasilnya tidak menyesal di kemudian hari. Mulai dari motif yang benar-benar kamu suka, ukuran yang pas, sampai cara merawatnya setelah jadi.
Kenali dulu alasan kamu ingin bertato
Tanyakan pada diri sendiri: apa yang membuatmu ingin bertato? Apakah karena ingin mengenang sesuatu, mengekspresikan diri, atau sekadar ikut tren? Jawaban ini akan membantumu memilih motif yang lebih personal dan tahan lama secara emosional. Tato yang dibuat karena tekanan teman atau sedang tren biasanya lebih cepat memicu penyesalan.
Pilih motif yang benar-benar kamu suka
Motif tato sangat beragam, dari yang sederhana sampai yang rumit. Untuk pemula, sebaiknya pilih motif yang memiliki makna pribadi atau setidaknya kamu suka melihatnya setiap hari. Jangan terburu-buru mengikuti gaya yang sedang viral. Kamu bisa mulai dengan menjelajahi referensi seperti panduan merancang tato custom langkah demi langkah untuk memahami proses desainnya.
Beberapa motif populer untuk tato pertama antara lain:
- Simbol atau tulisan bermakna – misalnya tanggal lahir, kutipan singkat, atau aksara tertentu.
- Bentuk geometris sederhana – garis, lingkaran, atau pola minimalis yang tidak lekang oleh waktu.
- Motif alam – daun, gunung, atau gelombang yang bisa dibuat kecil dan rapi.
- Karakter kartun atau hewan – pilih yang proporsinya cocok untuk area tubuh.
Jika kamu menyukai bunga, ada baiknya membaca 7 motif tato bunga dan maknanya sebagai bahan pertimbangan. Sedangkan untuk membandingkan gaya, kamu bisa melihat perbandingan tato realisme vs old school.
Pertimbangkan ukuran dan lokasi tato
Ukuran tato pertama sebaiknya tidak terlalu besar. Mulailah dengan ukuran kecil hingga sedang di area yang mudah ditutup pakaian jika suatu saat kamu memerlukannya, misalnya lengan bagian dalam, punggung atas, atau pergelangan kaki. Area tulang seperti tulang rusuk atau pergelangan tangan cenderung lebih sakit, jadi pertimbangkan toleransi nyeri kamu.
Lokasi tato juga memengaruhi seberapa sering kamu melihatnya. Tempat yang sering terlihat seperti lengan bawah bisa membuatmu cepat bosan jika motifnya kurang pas. Sebaliknya, area tersembunyi bisa membuat tato jarang terlihat dan kadang terlupakan.
Pilih artis tato yang tepat
Jangan asal pilih studio. Cari artis yang portofolionya sesuai dengan gaya yang kamu inginkan. Setiap artis punya spesialisasi, ada yang jago di gaya tradisional, ada yang ahli realisme, dan ada yang fokus pada desain minimalis. Kunjungi studio atau lihat karya mereka di media sosial untuk menilai kualitas garis dan kebersihan karya.
Hal lain yang perlu diperhatikan:
- Kebersihan studio – pastikan jarum sekali pakai, area kerja steril, dan artis memakai sarung tangan.
- Konsultasi – artis yang baik akan mendengarkan ide kamu dan memberi masukan tentang ukuran, penempatan, dan perawatan.
- Harga – jangan tergoda harga murah jika kualitasnya meragukan. Tato permanen sebaiknya tidak dihemat berlebihan.
Pahami proses dan rasa sakitnya
Tato dibuat dengan jarum yang menusuk kulit secara cepat. Rasa sakitnya bervariasi tergantung area dan toleransi masing-masing orang. Untuk tato pertama, pilih area yang relatif tidak terlalu sensitif agar pengalaman pertama tidak traumatis. Bicarakan dengan artis tentang durasi dan kemungkinan istirahat di tengah sesi.
Setelah selesai, kulit akan mengalami peradangan ringan dan perlu perawatan khusus. Baca panduan cara merawat tato baru agar warna tetap tajam agar hasilnya awet.
Siapkan mental dan finansial
Tato itu permanen. Meski ada teknologi laser untuk menghapus, prosesnya tidak mudah dan mahal. Pastikan kamu sudah memikirkan matang-matang dan tidak terburu-buru. Selain itu, siapkan biaya tidak hanya untuk membuat tato, tetapi juga untuk perawatan dan kemungkinan touch-up di masa depan.
Jika kamu tertarik dengan budaya lain, penting untuk memahami konteks historis dan makna di balik motif yang kamu pilih. Misalnya, jika kamu mengagumi seni pertunjukan tradisional, kamu bisa membaca cara membuat wayang kulit Tiongkok: panduan awal untuk memahami nilai budayanya. Begitu pula ketika memilih motif yang terinspirasi dari perayaan bersejarah, pahami dulu mengapa Puebla jadi pusat sejarah 5 de Mayo agar tidak salah kaprah.
Ringkasan
Memilih tato pertama membutuhkan pertimbangan motif, ukuran, lokasi, artis, dan perawatan. Luangkan waktu untuk riset dan konsultasi. Jangan ragu bertanya kepada artis atau teman yang sudah berpengalaman. Yang terpenting, pilih desain yang benar-benar kamu cintai dan pastikan prosesnya aman.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah tato pertama sebaiknya berukuran kecil?
Umumnya iya, karena lebih mudah disembunyikan dan tidak terlalu sakit. Namun, jika kamu yakin dengan desain besar, tidak masalah selama sudah dipikirkan matang.
Berapa lama proses pembuatan tato?
Tergantung ukuran dan detail. Tato kecil bisa selesai dalam 30 menit, sedangkan yang besar bisa memakan beberapa jam hingga beberapa sesi.
Bagaimana jika saya menyesal setelah bertato?
Penyesalan bisa dicegah dengan perencanaan yang matang. Jika sudah terjadi, ada opsi penghapusan laser atau menutupinya dengan tato baru (cover-up), tetapi keduanya membutuhkan biaya dan waktu.